Aceh Utara — Banjir tidak hanya meninggalkan kerusakan pada rumah dan fasilitas umum, tetapi juga membawa lumpur dan sampah yang mengotori tempat-tempat ibadah. Melihat kondisi tersebut, para relawan LIKA Humanity bersama masyarakat melakukan aksi gotong royong membersihkan masjid yang terdampak banjir.
Sejak pagi, para relawan dan warga bahu-membahu membersihkan sisa lumpur, sampah, serta berbagai material yang terbawa arus banjir. Area dalam masjid, halaman, tempat wudu, dan lingkungan sekitar dibersihkan secara bersama-sama agar masjid dapat kembali digunakan untuk beribadah.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. Bagi LIKA Humanity, membantu pemulihan fasilitas ibadah bukan hanya tentang membersihkan bangunan, tetapi juga membantu mengembalikan ruang kebersamaan dan aktivitas keagamaan masyarakat setelah dilanda banjir.
Semangat gotong royong terlihat dari keterlibatan warga dan relawan yang saling membantu. Peralatan sederhana digunakan untuk mengangkat lumpur, menyiram lantai, mengumpulkan sampah, hingga membersihkan berbagai bagian masjid yang terdampak.
“Kami ingin hadir bersama masyarakat, bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga ikut bekerja dan merasakan perjuangan warga dalam memulihkan lingkungan mereka,” ujar salah seorang relawan LIKA Humanity.
LIKA Humanity berharap aksi sederhana ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menghidupkan kembali semangat kebersamaan setelah bencana. Dukungan dari berbagai pihak juga sangat dibutuhkan agar proses pemulihan masyarakat dapat terus berjalan.
Melalui aksi kemanusiaan ini, LIKA Humanity kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi sulit.
Bersama Melayani, Bersama Menguatkan.
LIKA Humanity — Lentera Insan Kasih Amanah